• Tentang
  • Panduan Pengguna
  • Kebijakan Cookie
  • Daftar Isi

Ilmu Sains

Media Pembelajaran Ilmu Sains | Biologi, Fisika, Geografi, Kimia, dan Matematika

  • Home
  • Biologi
  • Fisika
  • Kimia
  • Geografi
  • Matematika
  • Makalah
  • Berita
  • Ilmuan
Home » geografi » hidrosfer » kelas 10 » materi » Klasifikasi Laut berdasarkan Letak, Kedalaman dan Cara Terjadinya

Klasifikasi Laut berdasarkan Letak, Kedalaman dan Cara Terjadinya

garismasuk
2 Comments
geografi, hidrosfer, kelas 10, materi
Senin, 24 November 2014
1. Berdasarkan Letaknya
Berdasarkan letaknya laut dibedakan sebagai berikut.
  1. Laut pedalaman adalah laut yang terletak di tengah benua; contoh Laut Kaspia, Laut Hitam, dan Laut Baltik.
  2. Laut tengah adalah laut yang terletak di antara dua benua, atau memisahkan dua benua; contoh Laut Mediteran yang menghubungkan Benua Afrika dan Benua Eropa.
  3. Laut tepi adalah laut yang terletak di tepi benua dan dipisahkan dari samudra yang luas oleh gugusan pulau. Contoh laut Tepi antara lain Laut Cina Selatan dan Laut Jepang.

2. Berdasarkan Kedalamannya
Berdasarkan kedalamannya laut dibedakan sebagai berikut.
  1. Zona litoral atau jalur-pasang, yaitu bagian cekungan lautan yang terletak di antara daerah pasang dan surut.
  2. Zona neritik, yaitu daerah laut yang kedalamannya < 200 m (laut dangkal).
  3. Zona batial, yaitu yang kedalamannya antara 200 – 2.000 m.
  4. Zona abisal, yaitu daerah laut yang kedalamannya lebih dari 2.000 m.


Pembagian laut berdasarkan kedalamannya
Pembagian laut berdasarkan kedalamannya.


3. Berdasarkan Cara Terjadinya
Berdasarkan cara terjadinya laut dibedakan sebagai berikut.
  1. Laut trangresi adalah laut yang terjadi karena naiknya permukaan air laut yang disebabkan oleh pencairan es di kutub pada akhir zaman es atau glasial; misalnya Laut Jawa.
  2. Laut ingresi adalah laut yang terjadi karena adanya penurunan dasar laut oleh tenaga tektonik; misal Laut Tengah, Laut Karibia, dan Laut Banda.
  3. Laut regresi adalah laut yang menyempit, terjadi karena permukaan air laut turun pada awal zaman es. Suhu di permukaan bumi turun sehingga banyak terjadi pembekuan air, terutama di daerah kutub. Akhirnya permukaan air laut turun atau menyempit.
Demikianlah materi tentang Klasifikasi Laut berdasarkan Letak, Kedalaman dan Cara Terjadinya ini saya sampaikan, semoga bermanfaat ...

Tweet

2 Responses to "Klasifikasi Laut berdasarkan Letak, Kedalaman dan Cara Terjadinya"

  1. Annisa Syakira Alzachra18 Mei 2015 pukul 20.48

    terima kasiih :) bermanfaat banget blog nya (y) SUKSES...!!

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
  2. Anonim26 November 2015 pukul 17.18

    Gambar kedalaman laut perlu dikoreksi beserta keterangannya..yg D itu zona Abisall (Wilayah Laut sangat dalam)..kedalaman lebih atau sama dengan 1800m..

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
Tambahkan komentar
Muat yang lain...

Komentar Anda ...?

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Kami Juga ada di Facebook

Sains Mini

Materi Pilihan

  • Pengertian Muatan Konduksi dan Induksi pada Listrik Statis
  • Indra Pendengaran Manusia (Telinga)
  • Pengertian Xilem (Pembuluh Kayu) dan Floem
  • Senyawa Hidrokarbon (Alkana, Alkena dan Alkuna)
  • Teori Atom Bohr : 4 Postulat yang Mendasarinya beserta Kelemahannya
Diberdayakan oleh Blogger.

Saran Materi

Kategori

fisika (169) manusia (50) astronomi (23) iklim (17) tumbuhan (17) kingdom animalia (14) energi (12) hidrosfer (11) sel (11) cuaca (9) pencernaan (9) darah (7) hewan (7) penyakit (7) pernapasan (6) metabolisme (5) organ (5) peta (5) jaringan (4) tulang (4) indra (3) atmosfer (2) ekosistem (2) tata surya (2) teknologi (2) SIG (1) budaya (1) bumi (1) hormon (1) jantung (1) otot (1) respirasi (1) saraf (1)
Copyright 2014 Ilmu Sains - All Rights Reserved Biologi Indonesia - Powered by Blogger