• Tentang
  • Panduan Pengguna
  • Kebijakan Cookie
  • Daftar Isi

Ilmu Sains

Media Pembelajaran Ilmu Sains | Biologi, Fisika, Geografi, Kimia, dan Matematika

  • Home
  • Biologi
  • Fisika
  • Kimia
  • Geografi
  • Matematika
  • Makalah
  • Berita
  • Ilmuan
Home » cahaya » fisika » gelombang » kelas 12 » Sifat-Sifat Gelombang Cahaya

Sifat-Sifat Gelombang Cahaya

garismasuk
1 Comment
cahaya, fisika, gelombang, kelas 12
Selasa, 01 September 2015

1. Dispersi

Dispersi adalah peristiwa penguraian cahaya putih (polikromatik) menjadi komponen- komponennya karena pembiasan. Komponen- komponen warna yang terbentuk yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Dispersi terjadi akibat adanya perbedaan deviasi untuk setiap panjang gelombang, yang disebabkan oleh perbedaan kelajuan masing-masing gelombang pada saat melewati medium pembias. Gambar berikut menunjukkan dispersi sinar putih yang melalui sebuah prisma.

Dispersi sinar putih oleh prisma

Dispersi sinar putih oleh prisma

Baca : Penjelasan mengenai Dispersi Gelombang Cahaya

2. Interferensi Cahaya

Interferensi adalah paduan dua gelombang atau lebih menjadi satu gelombang baru. Interferensi terjadi jika terpenuhi dua syarat berikut ini.
  1. Kedua gelombang cahaya harus koheren, dalam arti bahwa kedua gelombang cahaya harus memiliki beda fase yang selalu tetap, oleh sebab itu keduanya harus memiliki frekuensi yang sama.
  2. Kedua gelombang cahaya harus memiliki amplitudo yang hampir sama.

Baca : Penjelasan mengenai Interferensi Gelombang Cahaya

3. Difraksi Cahaya

Difraksi cahaya adalah peristiwa penyebaran atau pembelokan gelombang oleh celah sempit sebagai penghalang. Gelombang terdifraksi selanjutnya berinterferensi satu sama lain sehingga menghasilkan daerah penguatan dan pelemahan.

Baca : Penjelasan mengenai Difraksi Gelombang Cahaya

4. Polarisasi Cahaya

Polarisasi adalah proses pembatasan gelombang vektor yang membentuk suatu gelombang transversal sehingga menjadi satu arah. Tidak seperti interferensi dan difraksi yang dapat terjadi pada gelombang transversal dan longitudinal, efek polarisasi hanya dialami oleh gelombang transversal. Cahaya dapat mengalami polarisasi menunjukkan bahwa cahaya termasuk gelombang transversal. Pada cahaya tidak terpolarisasi, medan listrik bergetar ke segala arah, tegak lurus arah rambat gelombang. Setelah mengalami pemantulan atau diteruskan melalui bahan tertentu, medan listrik terbatasi pada satu arah. Polarisasi dapat terjadi karena pemantulan pada cermin datar, absorpsi selektif dari bahan polaroid, dan bias kembar oleh kristal.


Baca : Penjelasan mengenai Polarisasi Gelombang Cahaya

Tweet

1 Response to "Sifat-Sifat Gelombang Cahaya"

  1. Unknown1 Juni 2017 pukul 20.53

    TERIMA KASIH BANYAK

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
Tambahkan komentar
Muat yang lain...

Komentar Anda ...?

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Kami Juga ada di Facebook

Sains Mini

Materi Pilihan

  • Pengertian Muatan Konduksi dan Induksi pada Listrik Statis
  • Indra Pendengaran Manusia (Telinga)
  • Pengertian Xilem (Pembuluh Kayu) dan Floem
  • Senyawa Hidrokarbon (Alkana, Alkena dan Alkuna)
  • Teori Atom Bohr : 4 Postulat yang Mendasarinya beserta Kelemahannya
Diberdayakan oleh Blogger.

Saran Materi

Kategori

fisika (169) manusia (50) astronomi (23) iklim (17) tumbuhan (17) kingdom animalia (14) energi (12) hidrosfer (11) sel (11) cuaca (9) pencernaan (9) darah (7) hewan (7) penyakit (7) pernapasan (6) metabolisme (5) organ (5) peta (5) jaringan (4) tulang (4) indra (3) atmosfer (2) ekosistem (2) tata surya (2) teknologi (2) SIG (1) budaya (1) bumi (1) hormon (1) jantung (1) otot (1) respirasi (1) saraf (1)
Copyright 2014 Ilmu Sains - All Rights Reserved Biologi Indonesia - Powered by Blogger